Dunia Gila

DUNIA MEMANG GILA ** YANG WARAS DIBILANG GILA ** YANG GILA MERAJALELA

Rabu, 07 Desember 2011

Survai Pencacahan Lalu Lintas

Pengumpulan data primer yang akan dilakukan adalah survai lalu-lintas yang antara lain survai pencacahan lalu lintas (traffic counting), survai karakteristik pelanggaran lampu merah di persimpangan dan survai inventarisasi infrastrukture di persimpangan. Survai dimaksudkan untuk mendapatkan data primer tentang jumlah kendaraan guna mendapatkan prosentase pelanggaran lampu merah dan survai inventarisasi ditujukan untuk mendapatkan gambaran pemasangan kamera dan sensor serta pemilihan jenis sensor yang akan digunakan.

Dalam konteks di atas, status dari kebutuhan dan karakteristik pelanggaran lampu merah atau lampu lalu lintas saat ini didapat melalui pengumpulan data di lapangan yang meliputi survai yaitu :

o Survai Perhitungan Lalu Lintas (Traffic Count Survey); pengamatan dengan perhitungan lalu lintas selama 12 jam pada titik survai atau lokasi survai;

o Survai Karakteristik pelanggaran lampu merah di persimpangan, yang terdiri dari pelanggaran lampu dan marka, dilakukan selama 12 jam untuk masing – masing lokasi survai

o Survai dan inventarisasi infrastrukture persimpangan sebagai bahan dasar dalam merancang arsitektur pemasangan kamera dan sensor.

Keseluruhan proses survai lalu lintas dilaksanakan dengan pendekatan sistem seperti diilustrasikan dalam di bawah ini. Gambar tersebut menunjukkan alur kerja survai transportasi yang dijabarkan dalam empat tugas utama yaitu :

o Persiapan survai, yang meliputi persiapan pelaksanaan kegiatan survai.

o Persiapan administrasi, dimana seluruh surat-surat ijin yang diperlukan disiapkan serta administrasi dan logistik survai dirancang .

o Pelaksanaan survai lapangan, dimana dilaksanakan pengumpulan data lapangan yang sebenarnya.

o Pengolahan data, dimana hasil dari data lapangan diproses sebagai data bagi perencanaan penyusunan tujuan studi.

Alur Kerja Survey Lalu Lintas

Metoda Survey

o Lokasi survai utama ditempatkan pada area yang bersesuaian dan melengkapi (komplementer) dengan lokasi survai studi-studi sebelumnya untuk kepentingan pengecekan data dan perbandingan data historis. Penentuan lokasi dilakukan sejalan dengan kebutuhan guna memperkaya informasi yang didapat.

o Tipe-tipe survai dirancang agar memungkinkan analisis komprehensif tentang karakteristik lalu lintas/perjalanan dari berbagai tipe kendaraan.

o Hasil-hasil dari survai lalu lintas akan digunakan untuk mengembangkan, memperbarui dan mengkalibrasi model transportasi, secara spesifik pada penelitian ini hasil survai akan menjadi masukan untuk mendesain pemasangan kamera dan sensor di persimpangan guna mencapai sasaran penelitian.

o Pemilihan metode survai sangat penting dalam usaha mencapai efisiensi dari keseluruhan survai. Metode yang dipilih (seperti yang akan diterangkan di bawah ini) merupakan hasil dari kompromi antara tujuan survai dan ketersediaan sumber-sumber daya.

o Isi survai dibatasi pada data-data pokok yang diperlukan untuk analisis selanjutnya dalam studi. Isi dan metode survai dirancang sejalan dengan panduan yang digariskan dalam lingkup tugas dan disesuaikan dengan keperluan studi dan kondisi lapangan.

Hari dan Periode Survai

Pada umumnya pelaksanaan survai dilakukan pada hari kerja (Selasa, Rabu, atau Kamis). Pada masing-masing lokasi, traffic counting survey, survai OD dilaksanakan secara bersamaan disesuaikan dengan kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan. Sedangkan Stated Preference survey dilaksanakan selama 3 hari. Pada traffic counting survey dan survai OD yang dilaksanakan selama 24 jam dalam satu hari, dilakukan pergantian shift tiap 8 jam.

Desain Form Survai

Desain form survai disusun berdasarkan metodologi survai dan cara kodifikasi serta pemrosesan data. Pertanyaan dalam survey wawancara dibatasi pada hal-hal yang dianggap perlu dan dilakukan dengan singkat sehingga tidak mengganggu aktifitas responden (dan kegiatan sekitarnya).

Desain Sampel

Beberapa survai melibatkan pengumpulan data sampel, dimana kondisi lalu lintas dan perilaku perjalanan yang diamati dalam suatu lokasi survai diasumsikan dapat memberikan gambaran kondisi dan perilaku lalu lintas secara umum. Pengamatan yang dilakukan merupakan hasil dari sampling total populasi sehingga dapat menghasilkan data yang valid.

Besarnya target sampel memerlukan beberapa penyesuaian tergantung kondisi lapangan dan kompleksitas dari masing-masing lokasi survai. Dalam pelaksanaannya akan terdapat keragaman jumlah sampel yang berhasil dikumpulkan. Pada lokasi dengan populasi tinggi maka ratio sampel pada umumnya rendah, sedangkan pada lokasi dengan populasi rendah maka ratio sampel pada umumnya tinggi.

Survai Perhitungan Lalu Lintas

Tujuan dari Survai Perhitungan Lalu Lintas adalah untuk mengetahui besaran dan arus lalu lintas saat ini di wilayah studi dengan cara menghitung jumlah kendaraan berbagai jenis yang melewati suatu ruas jalan tertentu.

Survai penghitungan lalu lintas akan dilaksanakan pada setiap pos survai yang telah ditentukan. Setiap kendaraan yang melintasi pos survai akan dicatat sesuai dengan jenis kendaraannya dan volume lalu lintas setiap jam dari masing-masing-masing jenis kendaraan tersebut dihitung.

Metode survai yang dilaksanakan adalah dengan melakukan Perhitungan lalu lintas kendaraan (cross-sectional vehicle traffic count) menurut jenis kendaraan dilaksanakan dengan menggunakan alat hitung manual terhadap kendaraan yang lewat, yang dilakukan dengan pengamatan selama 24 jam.

Selain untuk menggambarkan kondisi lalu lintas pada setiap ruas jalan, hasil survai penghitungan lalu lintas ini akan digunakan sebagai populasi dalam proses ekspansi data hasil survey wawancara (RSI – OD Survey) yang diambil sebagai sampel.

Adapun peralatan yang digunakan dalam pelaksanaan survai antara lain :

1. Form survai

2. Alat-alat tulis

3. Handboard

4. Lampu

5. Kamera

6. Counter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar